KEPEMIMPINAN WANITA
Akhir-akhir ini peran wanita mulai mendominasi dalam kehidupan.
dari jumlah populasi wanita tentu lebih banyak dari jumlah laki-laki. Serta
jasa para wanita dalam kehidupan juga banyak di berikan. Mulai dari seorang
pahlawan yaitu cut yakdi, dan juga dalm dunia kepemimpinannya.
Maka patut di akui bahwa
seorang wanita juga mampu menjadi aktor dalam kehidupan. Presiden yang kelima dan
saat ini Wali kota Surabaya yaitu di pimpin oleh seorang wanita. banyak yang
berpendapat kepemimpinan wanita saat ini membuat maju suatu daerah. seperti contoh: Ibu Risma yang telah memajukan
Surabaya begitu pesatnya, dengan cara memimpin yang tegas dan ulet banyak
berbagai prestasi yang di capai.
namun hakikatnya adalah
seorang yang wajib untuk memimpin itu adalah dari kalangan laki-laki karena
sebab perempuan dilihat dari segi tenaga justru lebih kuat laki-laki, dalam
al-quran di jelaskan,
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum
wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas
sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan
sebagian dari harta mereka …(QS. 4:34)
Ayat diatas menyinggung masalah dilebihkannya
kaum lelaki atas wanita. Menyingkapi ayat diatas ada suatu pemikiran apakah
pemimpin hanya diperbolehkan dari kaum lelaki?. Mari kita bedah bersama :
1. Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum
wanita,
2. oleh karena Allah telah melebihkan sebagian
mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita),
3. dan karena mereka (laki-laki) telah
menafkahkan sebagian dari harta mereka
Lalu apakah wanita bisa menjadi
pemimpin?. Bisa saja selama lelaki yang disebut diatas sudah tidak ada. Tetapi
kemungkinan besar wanita hanya memimpin dibelakang layar. Banyak raja atau
pemimpin yang berhasil karena mendapat masukan yang berharga dari pihak wanita
(istri). Wanita sebagai pembuat rencana dan lelaki sebagai pihak yang
melaksanakan rencana itu. Hal itu karena wanita dari segi fisik lebih lemah
dari kaum pria. Wanita memiliki banyak kendala seperti haid, melahirkan,
menyusui dll.
No comments:
Post a Comment