PENDIDIKAN,
LAHIRKAN GENERASI TERBAIK
Indonesia membutuhkan para penerus
yang prihatin atas negaranya sendiri, bukan malah menjadi tangis bangsa yang
acuh atas derita rakyat. oleh karena itulah lembaga pendidikan harus memberika
peluang besar atas Anak Bangsa yang tidak mampu mengenyam pendidikan dengan
lanyak.
Mari putar lagi memori kita menuju
film “Laskar pelangi”, karya Andrea Hirata yang mengisahkan , Anak kampung yang
punya semangat tinggi untuk belajar.
Dengan fasilitas yang sederhana dan pembelajaran ala kadarnya, namun mereka
mampu menyaingi para siswa yang belajar di sekolah sekolah negeri. maka hal
tersebut bukanlah menjadi suatu problem, baik dari kalangan bawah maupun
kalanga atas dalam segi penanganan yang berbeda. Tetapi tergantung atas diri
pribadi seseorang sebarapa besar kemauan dan giat dalam belar .
sebuah contoh dari seorang pemimpin
yaitu Muhammad Al-Fatih yang lahir pada 27 Rajab 835 H/30 Maret 1432 M di Kota
Erdine, ibu kota Daulah Utsmaniyah saat itu. Ia adalah putra dari Sultan Murad
II yang merupakan raja keenam Daulah Utsmaniyah. Muhammad Al-fatih sejak kecil
di didik oleh ayahnya Sultan Murad II . ayahnya memiliki perhatian yang
besar terhadap pendidikan anaknya. Ia
menempa buah hatinya agar kelak menjadi seorang pemimpin yang baik dan tangguh.
Perhatian tersebut terlihat dari Muhammad kecil yang telah menyelesaikan
hafalan Alquran 30 juz, mempelajari hadis-hadis, memahami ilmu fikih, belajar
matematika, ilmu falak, dan strategi perang. Selain itu, Muhammad juga
mempelajari berbagai bahasa, seperti: bahasa Arab, Persia, Latin, dan Yunani.
Tidak heran, pada usia 21 tahun Muhammad sangat lancar berbahasa Arab, Turki,
Persia, Ibrani, Latin, dan Yunani, luar biasa!
pada akhirnya-Muhammad Al-fatih dengan
strategi peragnya dan keilmuan yang tinggi, akhirnya mampu meluluhlantahkan Konstantinopel
pada gengamannya yang sebelumnya tak pernah runtuh.
Kisah
ini bukanlah cerita fiksi yang tak jelas keasliannya , namun bagaimana kita
mengambil ibrah atas kisah tersebut yang menjadi sejarah peradaban dunia. untuk
diaplikasikan pada kepriadian kita. Bahwa betapa pentingnya suatu pendidikan
yang mapan untuk menata kehidupan yang lebih baik tentunya.
Maka
Kerjasama tersebut harus mampu memberikan solusi bagi pendidikan Indonesia ,
lewat pengelolahan dana pendidikan. semisal dengan wujud beasisiwa, dan jenis
bantuan lainnya, bagi anak yang kurang mampu yang memiliki prestasi lebih agar
mereka termotivasi untuk giat belajar,
Harapan!
Dengan
berkembangya pendidikan di Indonesia yang lebih baik, maka bagaimana melahirkan
bangsa yang lebih baik pula. Serta generasi-generasi yang
intelektual,spiritual,dan nasionalis, bukan seoarang apatis yang tak
diharapkan.
No comments:
Post a Comment